hahahaha

Posted October 23, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

Kejadian ini terjadi pada suatu hari di tengah hutan, ketika diadakan pendidikan dasar untuk para pencinta alam. Seorang senior(instruktur) menemukan sebuah pisau lipat yang tergeletak di atas tanah. Menurut ketentuan yang berlaku selama pendidikan dasar, barang siapa yang meninggalkan sesuatu selama perjalanan harus dihukum. Senior tersebut dengan segera mengambil pisau lipat tadi dan bermaksud untuk menghukum siswa pendidikan dasar yang telah lalai meninggalkan pisau lipatnya.
Setelah para siswa berkumpul semua, sang senior dengan nada berwibawa berkata, “Siapa yang merasa kehilangan pisau lipat di tengah perjalanan tadi?” Tak ada satu pesertapun yang berani menjawab. Kemudian sang senior  menambahkan, “Hayo cepat? saya sebenarnya sudah tahu siapa pemilik pisau lipat ini karena namanya terukir disitu.  Tapi saya ingin kejujuran kalian untuk mengaku!” Masih tidak ada jawaban dari peserta. “Karena tidak ada yang dengan jujur mau mengakui kesalahannya maka saya akan panggil namanya !!!” Peserta masih saja diam.  Akhirnya sang senior habis kesabarannya,  diambilnya pisau lipat tadi kemudian dengan lantang dia berkata, “Stain… maju ke depan!” Para siswa saling melirik kalau-kalau ada yang maju ke depan. Karena tidak ada yang maju ke depan si senior berkata lagi, “Saya panggil sekali lagi yang bernama STAINLESS STEEL untuk maju ke depan !!!”

hahahaha

Posted October 23, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

JERI pergi ke dokter mengeluh tentang istrinya yang sudah hilang pendengaran.

“Seberapa burukkah pendengarannya?” tanya dokter.

“Entahlah, Dok. Yang jelas saya mesti harus berteriak kalau bicara dengannya.”

“Oke, cobalah anjuran saya. Berdiri sekitar 6 meter darinya, lalu katakan sesuatu. Kalau dia tak bisa mendengarmu, berdirilah lebih dekat darinya,lalu katakan yang Anda katakan tadi. Kalau dia belum juga mendengar, teruslah mendekat. Dengan begitu saya akan tahu berapa jarak maksimal pendengarannya.”

Maka, Jeri pulang ke rumah dan mendapati istrinya sedang memasak di dapur.  Dari jarak 6 meter ia berteriak, “Makan apa kita malam ini?”

Tak ada jawaban.  Lalu ia mendekat lagi, berhenti di jarak 5 meter dan menanyakan hal yang sama.  Juga tak terdengar jawaban.  Begitu juga pada jarak 3 meter.  Akhirnya, ia berdiri di samping istrinya. “Makan apa kita malam ini?” katanya setengah berteriak.

Istrinya berbalik menghadap Jeri,  memelototinya,  dan berteriak: “Untuk keempat kalinya kubilang: KAMBING GULING!”

haha

Posted October 23, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketika istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya jadi lebih perhatian pada kucingnya daripada dirinya.

Suatu hari Budi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara diam- diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentar dan dibawanya si kucing. Setelah Budi bermobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di sana. Budi heran campur  berang.  Sore harinya ia pergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi.  Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada di sana. Budi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapi
tetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.

Suatu hari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi juga berputar-putar dulu. Budi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belok kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang dibawanya. Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya. “Tik, kucingmu ada di rumah?” tanya Budi. “Ada, kenapa? Tumben nanya si Manis segala,” jawab istrinya agak heran.

“Panggil dia Tik, aku mau tanya arah pulang. Aku kesasar….!”

hahahaha

Posted October 23, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

PENGALAMAN PERTAMA SOPIR TAXI
Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga.Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
“Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi,” kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak.”
“Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama.”
“Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?”
“Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah.”

haha

Posted August 18, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

Ada 2 orang anak kecil, berdebat, membanggakan hp bapak mereka. Seperti ini percakapan mereka.

Adi : “HP bapak ku udah 3.5G lho. Jadi video call ga putus-putus lagi.”
Budi : “Masih 3.5G??, HP bapakku uda 4G. Bluetoothnya radius 5km.”

Adi gak mau kalah,
Adi : “HP bapak ku tahan air.”
Budi : “HP bapak ku tahan api.”

kedua anak mulai aneh
Adi : “HP bapakku ada TVnya, bisa nonton.”
Budi : “Pasti siaran lokal. HP bapakku banyak channelnya, soalnya pakai indovision,telkomvi sion, dan Astro.”

Adi : “HP bapakku ada rodanya, kayak mobil gitu. Wekkkk…”
Budi : “Jangan bangga dulu, HP bapakku ada pompa bensinnya. pasti kalian isi bensin di HP bapakku.

Adi : “HP bapakku ada garasinya, kemarin aja masukin mobil ke HP bapak, bukan ke garasi.”
Budi : “Lebih hebat lagi HP bapakku, ada ruang tamunya. Kemarin ada acara arisan, diadain di HP bapakku. wekkkkkk!!”

Adi : “HP bapakku bisa terbang, besok kami mau pergi ke Singapore, naek HPnya bapak.”
Budi : “Ihhh, HP bapakku ada bandaranya. Aku yakin, kalian pasti mendarat diHP bapakku.”

Adi : “HP bapakku pernah dapat juara nasional.Juara Catur”
Budi : “Nasional aja bangga!!, HPnya bapakku pernah juara internasional, juara olimpiade, angkat besi.”

Adi : “Lebih hebat ya.. tapi HP bapakku juga dingin lho, ada ACnya.”
Budi : “Grrrrrrrr.. . udah dulu ya di, kita tidur aja. besok pagi dilanjutin lagi, masih banyak kehebatan HP bapakku.”

Padahal HP bapak kedua anak ini hanya Nokia 3315.

hahaha

Posted August 18, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

Seorang tukang sulap mempertunjukkan kebolehannya di sebuah kapal pesiar di laut Karibia. Penontonnya selalu berganti tiap minggu sehingga si tukang sulap dapat mengulang-ulang trick yg sama.

Masalahnya adalah: seekor burung beo milik kapten kapal selalu melihat
pertunjukannya setiap minggu dan menjadi tahu trick-tipuan yang dilakukan oleh si tukang sulap dan kemudian berteriak di tengah2 pertunjukan.

“Lihat.. !! itu bukan topi yg sama !!. Topinya disembunyikan dalam jubahnya…. ..!!!”

“Dia menyembunyikan bunga2 itu di bawah meja !!”

“Hey… semua kartu yang dipegangnya adalah kartu As !! ”

Si tukang sulap sangat jengkel tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Suatu hari kapal tersebut mengalami kecelakaan dan tenggelam. Si tukang sulap terapung-apung di tengah lautan di atas sebuah papan bersama si burung beo.

Mereka saling pandang dgn penuh kebencian tapi tidak mengucapkan satu patah katapun… Ini berlangsung berhari2…

Setelah satu minggu, tiba2 si Beoberkata

“OK… saya menyerah…. !!
dimana kamu sembunyikan kapalnya ?

hahahaha

Posted August 18, 2009 by dewikmaya
Categories: Senyum-senyum ala (ku)

Melihat banyak orang yang suka minum-minuman keras, Pak Yono yang seorang guru agama merasa prihatin. Yang lebih menyedihkan lagi bahwa yang suka minum-minuman keras itu ternyata bukan hanya orang tua, tetapi juga anak muda bahkan yang anak-anak pun sudah mulai coba-coba mencicipinya. Sebagai seorang guru yang berdedikasi, Pak Yono tidak ingin murid-muridnya di Sekolah Dasar di kawasan Tambaksari Surabaya ikut-ikutan minum barang haram tersebut.

Untuk itu Pak Yono merencanakan untuk memberitahu anak-anak didiknya tentang betapa bahayanya minuman keras kepada mereka. Sebagai persiapan sebelum memulai pelajarannya, pada hari itu dia telah mengambil dua ekor cacing yang hidup, sebagai sample dan dua gelas yang masing-masing berisi air mineral dan bir.

“Coba perhatikan! Lihat bagaimana Bapak akan memasukkan cacing ini ke dalam gelas. Cacing sebelah kanan akan Bapak masukkan ke dalam air mineral sedangkan cacing yang sebelah kiri Bapak masukkan ke dalam bir. Perhatikan!

”Semua mata tertuju pada kedua ekor cacing itu. Cacing yang berada dalam gelas yang berisi air mineral berenang di dasar gelas, sedangkan cacing yang berada didalam bir tergeletak lalu mati. Pak Yono tersenyum lebar melihat anak-anak muridnya memberikan perhatian pada pelajarannya.

“Baiklah, pelajaran apa yang kalian dapat dari pelajaran yang Bapak tunjukkan tadi?”

Dengan penuh keyakinan anak-anak muridnya menjawab,

“Untuk menghindari cacingan, minumlah bir!!!”